Wednesday, May 18, 2011

Aceh in Internasional Newspaper

Kembali melihat lihat situs yang berbau sejarah Aceh dan menemukan bahwa dulu saat masa masa perang dengan Belanda dan Inggris, Aceh ternyata pernah masuk ke beberapa surat kabar internasional loh :O

London Times, 3 Februari 1874

"Perjanjian Inggris-Belanda sama sekali tidak dapat membebaskan Pemerintah Inggris dari kewajibannya menepati janji mempertahankan Aceh menurut Perjanjian Pertahanan tahun 1819. Maka adalah suatu pelanggaran umum yang luar biasa dan hina sekali untuk menolak menepati kewajiban yang timbul dari perjanjian yang sudah ditandatangani itu."
(The Times, London, 3 Februari 1874, pg : 10)

Vanity Fair, 12 September 1874

"Dikatakan bahwa Inggris adalah netral dalam perang ini tetapi Belanda dibiarkan menggunakan wijayah jajahan kita disini sebagai basis operasi menyerang Aceh. jadi Inggris bukan saja tidak membantu Aceh, sebagai kewajibannya, menurut perjanjian, tetapi ia memberikan kepada Belanda segala bantuan untuk menaklukkan Aceh. Sudah pasti ini adalah puncak pengkhianatan. Dan Perdana Menteri baru Tuan Disraelli, setelah menyerang Perdana Menteri lama Tuan Gladstone, dalam perkara ini sekarang dia sendiri berbuat demikian : Membantu Belanda menaklukkan Aceh. Walaupun demikian masih banyak orang menyangka bahwa dalam demokrasi semua dapat diperbaiki dan diubah dengan menggantikan suatu kabinet dengan kabinet baru, Partai Pemerintah dengan Oposisi. Suatu bangsa sudah menjadi rendah sekali apabila ia tidak peduli lagi pada kehormatannya dan kepada perkara perkara seperti ini."

London Times, 22 April 1873

"Suatu kejadian yang luar biasa dalam sejarah penjajahan baru sudah terjadi di kepulauan Melayu, Suatu kekuatan Eropa yang besar sudah dikalahkan oleh tentara anak negeri, tentara Kerajaan Aceh. Rakyat Aceh sudah mencapai kemenangan yang menentukan. Musuh mereka bukan saja sudah kalah tetapi dipaksa lari."

The New York Times, 6 Mei 1873

"Suatu pertempuran bertumpah darah sudah terjadi di Aceh. Serangan Belanda sudah ditangkis dengan penyembelihan besar-besaran terhadap tentara Belanda. Panglima Belanda sudah dibunuh dan tentaranya lari lintang-pukang. Kekalahan Belanda itu dianggap hebat sekali dan ini terbukti dengan terjadinya debat yang hebat dalam Parlemen Belanda di Den Haag, dimana seorang anggota Parlemen sudah menyatakan bahwa kekalahan di Aceh ini adalah permulaan dari kejatuhan kekuasaan Belanda di Dunia Timur".

nah dua surat kabar yang kutipannya saya warnai hijau benar benar membuat saya takjub.
all i can say is..
SALUT SEKALI PADA RAKYAT BESERTA TENTARA ACEH !
benar benar salut betapa mereka dengan hebatnya berhasil menaklukkuan Belanda dan Inggris pada masa penjajahan.
hal ini membuktikan bahwa dari jaman dahulu, Aceh sudah memiliki rasa cinta terhadap bangsa, mereka rakyat Aceh telah membuktikan kepada dunia bahwa mereka bisa menanng dalam pertempuran karena begitu menjunjung tinggi kehormatan bangsa Aceh ini.

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by YummyLolly.com - Header made with PS brushes by gvalkyrie.deviantart.com